Selasa, 15 Maret 2016

Tugas Softskill 1 Bahasa Indonesia

Dosen : Lenie Okviana


Soal :
1.   Mengapa Bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia?
2.   Bagaimana proses terjadinya bahasa Indonesia sampai menjadi bahasa negara?
3.   Jelaskan ragam bahasa tulis dan ragam bahasa lisan!
4.   Apa yang dimaksud dengan slogan "gunakanlah bahasa Indonesia yang baku dan benar"?
Jawab :
1.  Bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa negara karena Bahasa Melayu merupakan suatu kebudayaan bagi Indonesia, selain itu juga penggunaan bahsa Indonesia sangatlah mudah, tidak perlu mengenal tingkatan bahasa lain. Selain itu juga banyak sekali kemiripan antara bahasa Indonesia dengan bahasa melayu,mulai dari pengartiannya dan bahasanya. Mungkin hanya secara penyampaiannya yang berbeda. (sumber:http://widhiieaprilia.blogspot.co.id/p/blog-page_15.html)

2.  Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam kerapatan Pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.
Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional.
Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).
Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan, antara lain, menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak zaman dulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di Kepulauan Nusantara, melainkan juga hampir di seluruh Asia Tenggara.Bahasa Melayu mulai dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7.(Sumber:http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/petunjuk_praktis/627/Sekilas%20Tentang%20Sejarah%20Bahasa%20Indonesia)
3.   Ragam bahasa tulis adalah ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual atau bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan dan kosakata. Ciri-ciri ragam bahasa tulis adalah sebagai berikut :
    1.  Tidak memerlukan kehadiran orang lain,
    2.  Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap,
    3.  Tidak terikat ruang dan waktu,
    4.  Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.

Ragam Bahasa Lisan adalah ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman.  Ciri-ciri ragam bahasa lisan diantaranya :

1.  Memerlukan kehadiran orang lain,
2.  Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap,
3.  Terikat ruang dan waktu,
4.  Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.

4. Maksud dari slogan tersebut adalah untuk mengajak masyarakat Indonesia agar menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dikarenakan keprihatinan para pemerhati bahasa terhadap norma penuturan bahasa masyarakat Indonesia yang kurang memperhatikan bahasa yang baik dan benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar